Jabar Cageur

Kang Anton Cawagub Jabar Jamin Kesehatan Masyarakat Jabar dengan Jabar Cageur

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 2, Anton Charliyan atau Kang Anton gulirkan program Jabar Cageur yang menjadi program unggulannya bersama pasangannya Hasanuddin (Kang Hasan). Ia ingin agar masyarakat Jawa Barat memiliki pelayanan kesehatan yang prima. Untuk itu, menurutnya, peluncuran kartu itu merupakan salah satu bentuk kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat Jawa Barat.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara peluncuran kartu Jabar Cageur yang diselenggarakan oleh Manggala Garuda Putih. Ia juga sempat menyinggung program (BPJS) dari pemerintah, dengan membantunya dengan program Jabar Cageur.

“Ini sebagai Quick Respon agar menjangkau seluruh masyarakat se-Jawa Barat serta untuk membackup program pemerintah pusat (BPJS) oleh Pemda Jabar yaitu dengan Jabar Cageur,” ungkap Kang Anton di depan awak media, di Posko Relawan Hasanah, Jl. Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Rabu (8/5/2018).

Selanjutnya ia menyampaikan, ada beberapa langkah turunan dari program tersebut, seperti akan menempatkan tenaga medis dan memaksimalkannya dengan menempatkan dokter spesialisasi yang siap dan mumpuni untuk memberikan pelayanan yang optimal.

“Untuk menangani masalah kesehatan masyarakat di daerah-daerah, akan ditempatkan dokter-dokter spesialis, kalau bisa hingga tingkat desa atau tingkat kabupaten,” terangnya.

Kang Anton juga memaparkan, dengan kemampuan anggaran APBD tingkat Provinsi yang ada, sebenarnya Jawa Barat mampu untuk menambah jumlah fasilitas kesehatan (Faskes) sekaligus dengan ditunjang dengan tenaga medis profesional dan akan diberikan insentif bagi tenaga medis tersebut.

“Tenaga medis profesional sangatlah penting, dan akan diberikan insentif sesuai keahlian, mereka akan diberikan tunjangan sebesar 20 juta per bulan,” tandasnya.

Selain itu, Kang Anton juga memaparkan program Sakola Gratis dan Bogagawe. Program Sakola gratis ini adalah program yang berfokus di bidang pendidikan. Sementara, program Bogagawe, sebuah program yang bertujuan untuk menurunkan angka pengangguran, yang targetnya hingga mencapai 50%. indoglobenews.com