Jabar Seubeuh

Di Kuningan, Kang Hasan Dengarkan Petani Soal Harga Beras

By April 11, 2018 No Comments

Peningkatan kebutuhan masyarakat Jawa Barat terhadap bahan pokok beras, menyebabkan harga beras terus mengalami kenaikan. Namun, kenaikan tersebut tidak dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan petaninya. Seringkali, harga jual beras petani justru rendah, sehingga menyebabkan petani merugi. Oleh karenanya, Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Hasanuddin atau Kang Hasan, siap menjamin kestabilan harga beras petani dan harga beras dipasaran jika terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat lima tahun kedepan.

“Harga Beras dipasaran harus berkeadilan, artinya, beras mampu terbeli oleh masyarakat Jawa Barat, dan petani harus untung,” ungkapnya saat mengikuti panen raya padi bersama para petani di Desa Cidahu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Minggu (25/3/2018).

Kang Hasan memaparkan, supaya stabilitas harga beras dan daya jual petani seimbang, peran Bulog sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sangat dibutuhkan untuk menampung hasil panen para petani saat hasilnya melimpah, dan menjualnya saat panen tidak memuaskan. Cara tersebut, lanjut Kang Hasan, akan efektif menjaga kestabilan harga beras.

“Ketika padi melimpah, teori ekonominya, harga turun, supaya petani tidak sengsara, Bulog hadir disitu membeli dengan harga yang layak, lalu disimpan, ketika paceklik tiba, baru beras dijual maka harganya stabil,” paparnya.

Selain terkait kestabilan harga beras, Kang Hasan juga menjelaskan upayanya meningkatkan kesejahteraan petani melalui program ‘Jabar Seubeuh’. Program tersebut nantinya, akan memberikan subsidi pupuk, bibit hingga sarana pertanian untuk para petani di Jawa Barat. Dengan tujuan mempermudah petani dalam mengolah lahan pertanian.

“Petani harus kita dorong menjadi petani yang mukti dan makmur, kalau sudah tak ada petani di negara ini, bagaimana kita makan.” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Semenjangan, Mulus berharap, dengan kehadiran Kang Hasan ditengah petani Pesawahan, diharapkan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan petani, seperti kestabilan harga beras, bibit, hingga pemasaran hasil panen saat Kang Hasan terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat.

“Kami berdoa semoga beliau terpilih, dan memberikan solusi terhadap apa yang kami keluhkan petani, dan program-program beliau bisa teralisasikan,” ungkapnya.

Selain mendengar aspirasi masyarakat petani, Kang Hasan yang ditemani sang istri Ika Eviolina Hasan sempat ikut proses memanen padi dan ikut makan bareng warga ditengah sawah. kabarsebelas.com